Showing posts with label Solo FC. Show all posts
Showing posts with label Solo FC. Show all posts

Yeahhh I Saw Aleks Vrteski again (w/ my B)

Yesterday, I watched one of LPI's game: Real Mataram vs SOLO FC at Maguwoharjo Stadium, Jogjakarta. Hehehe, for the sake of my promise to Aleks Vrteski, if they said birthday wish to me, I'll go to Maguwoharjo Stadium to watch the game. I did it!

The ticket at that stadium was so cheap. We only took @ Rp. 20.000/a piece in a closed tribune. It's different if we watched the LPI's game at Manahan Stadium, Surakarta. The ticket for:

VVIP = Rp.100.000
VIP = Rp. 50.000
Red or blue closed tribune = Rp. 30.000 (I usually bought it)
West Tribune = Rp. 15.000
North or South tribune = 10.000




Ya Allah, I saw him, I saw Aleks Vrteski! He wore yellow costume and yellow goalkeeper gloves. He looked so fat. His ass!!! Oh My God, what is the English of "midut midut"??? Is it BLOATED? I think he feel at home here, especially in Solo City. I know that he and his mate David Micevski usually eat at O-Solo-Mio cafe, one of western cuisines in Solo City. But, It is not impossible if they also eat in some of local fast food, right? I can't imagine, what makes Aleks looked so fat! What did he eat? I'm envy! Because I eat a lot, sometimes, not regularly, and my body still thin.



I told him via twitter. I tweeted him:

hihi, I was sure that he would reply that tweet. And yeah he replied it by a single word, question word: "huh?" Hahahahahaha, I  know talking about body weight to foreign people is so impolite. I'm sorry Aleks, I didn't mean it. That's the way I care about you,,,


I don't care whether he fat or not, he still so sexy!!! Hihi, yeahh Aleks Vrteski!!!

The result of the game was 1 goal for Real Mataram and 1 goal for Solo FC. When the game almost twenty minutes would be over, the game was suspended a while because of rain so heavy which interfere the ball that kicked by the players. However a lot of supporters left the stadium. And I went home, my Bebeb brought me to the bus stopped first. The rained so heavy from morning till night in Jogjakarta yesterday.

Thank you my bebeb, for accompanying me a day in Jogjakarta, having lunch Ramen at Nikkou Ramen, sightseeing at Gramedia Bookstore of Ambarukmo Plaza, then watching the LPI Game especially Solo FC's game, yesterday.

The next SOLO FC game is in Manahan Stadium. It is SOLO FC vs Manado United on April 10th, 2011. I don't know, I'm going to watch or not :) Let's see!

Something passed on my mind: "I have to reduce my desire on having fun" :D The question is "Can I?"

Carving out to watch the game between Solo FC vs Bogor Raya FC at Manahan Stadium


amongst the supporters :)
Kemarin hari Sabtu jam 15:00 WIB tanggal 12 February 2011, was the game day, antara Solo FC vs Bogor Raya FC. Gue udah lama tau tentang jadwal ini, sejak gue kenal (read: tahu) yang namanya Aleks Vrteski. Yang ada dalam pikiran gue cuma nonton! nonton! nonton! the game teruusss. Pokoknya harus nonton! Dua kali game LPI di Manahan gue selalu nonton, pertama pas pembukaan antara Solo FC vs Persema, terus yang kedua tanggal 29 January 2011 antara Solo FC vs Bandung FC. Walo gue bukan termasuk kalangan Pasoepati (Pasukan Suporter Paling Sejati), hehe tapi gue berusaha untuk bisa nonton tiap ada kicked off nya solo FC secara live depan mata gue! Solo FC sendiri baru berdiri beberapa bulan sebelum kompetisi LPI berlangsung, dari tahun 2010 yang berbasis di Surakarta (nama bekennya Solo), thanks to God so much, gue dipertemukan dengan Aleks Vrteski (seperti postingan sebelumny). Dia lah orang yang bikin gue pengen terus nonton pertandingan Solo FC di Manahan Stadium. Gak puas rasanya kalo gak bisa liat dia langsung. Aleks itu is like Iker Cassilas nya Solo FC (lebih keren Aleks sih, hihi). Ketika dia udah resmi maen, baru 2x kebobolan. Beberapa kali tweet mention gw di balas dia, udah 4 kali gue rasa :D (dan itu bikin gue senang, lebay: mode on :P).







Bisa dibilang gue ngefan ma dia. Pertama gue pikir dia orang biasa..ya dia biasa..tapi seiring berjalan waktu, pertama kali gue follow twitter dia, followers nya cuma 300 an sekian, sekarang ketika gue nulis ini udah sampai 837 dalam sebulan. Apalagi kemaren ditayangin di tivi. Cukup cepat untuk di sebut dia orang biasa. Di FB nya, (click this) relationship statusnya single kok :D yeah That's Aleks!
Now I'm going to talk about my effort to watch the game yesterday. Udah dari 2 minggu yang lalu ketika Solo FC lawan Bandung FC (waktu itu gue nonton bareng pak Dar, ma dua anaknya Diaz and Rosyid), gue janjian ma si Afi buat nonton kicked off kemaren, hari Jum'at sebelum hari H, Afi ngasih tau kalo dia serempetan (what a friend gue ini, sampai sekarang gue belum nengok dia), ya sudah dia bilang, kalo dia gak bisa berharap banyak buat ke Solo hari H nya, terus dia bilang juga kalo pagi nya dia mo ke Jogja, auntie-nya dateng, jadi dia pengen ketemu. OK Afi santai saja, yang penting kamu gak papa. Kemarin pagi, gue lihat di meja gue di kantor ada undangan, kalo hari Sabtu ini jam 10:00 WIB rapat di kelas 2B. Ohmygod, kenapa gak pulang aja sihhhh!!! hehe (dasar teacher model apaan nih),jam 10:40 WIB rapat pun di mulai, rapat tentang ujian buat kelas 6. Gue bukannya dengerin malah sms an ma si Ordinarycan lah, ma si Op lah ma si RL lah, ma CA juga ma Alfi juga, tentang keinginan gue ke Solo kemarin sore. Ketika rapat gue gak ngelihat pak Dar, ternyata pak Dar lagi ada takziyah di dekat rumahnya. Rapat pun selesai. Gue di rumah jam 12 an, masih sms an, bahkan si RL ataupun O telpon gue, still talkin about my desire to watch the game! Ketika jam 1 gue sms pak Dar, gue bilang 'kalo pak Dar mau ke Manahan, saya ikuuut! tapi kalo nggak juga gak papa'. Dia bilang, 'belom selesai nih takziyahnya tapi presentasi lebih banyak tidak kesana' (dalam bahasa Jawa tentunya), 'oia pak Dar layat, ya udah gpp disiarin ini, belom berjodoh ma Aleks, hehe". Kalo nonton, dari rumah itu seharusnya jam 1:45 PM udah berangkat, tapi kemarin sampai jam 2 belom berangkat, malah tiba-tiba hujan sangat deras. Ya Allah, please, don't let the rain falls down so hard!!! Ketika gue ditelp si RL, the real Pasoepati, dia bilang "Solo udan deres banget, iki wae aku iseh ning nggon kerjo, nonton po ra? yen nonton yen ora nggowo Avan*a rasah mangkat, tapi yen aku lagi isoh nonton jam setengah limo, ono lemburan" dia bilang dia kerja di percetakan di Solo sana. "Mboh ki isoh nonton po ra". Jam setengah 3 pak Dar sms, 'nduk, aku ra mangkat, lewat tivi ae, ra nyandak' (nak, aku gak berangkat, dari tivi aja, udah gak nyampai waktunya'. "Ok pak Dar, lewat tivi saja!". Dan gue pun nge-tweet "beli gorengan dulu ahh...buat persiapann.....". Ketika gue siap-siap mo beli gorengan, ada telpon masuk, dari Pak Dar, dia bilang, "Nduk, iki Diaz ngedrel njaluk mangkat, reneo nyang omahku,ngko pitmu titipno omahku!" (nak, ini Diaz ngajak berangkat, ke sini aja ke rumahku, nanti motor kamu titipin di rumah ku!)... Ohmygosssshhhh!!! I can't believe it, I can see Aleks in front of my eyes again!!! dan gue pun siap-siap berangkat! Dari rumah pak Dar jam 3 kurang 5 menit, padahal kicked off mulai di Indosiar jam 3, gak papa yang penting bisa nonton langsung. Pak Dar bersama ketiga anaknya (Diaz, Rosyid, dan Syifa) beserta istrinya. Akhirnya kita sampai di Manahan pas babak pertama selesai, ada yang nawarin tiket masuk, dengan harga Rp. 30.000, kita ber-6 dengan 3 lembar tiket masuk ke VIP kursi biru. Gue ma Diaz langsung ambil posisi paling depan. Nih poto keluarga pak Dar (karena gue tau pak Dar gak bakalan baca blog ini dalam waktu dekat, hak paten poto ini ada di gue, hahaha):



Babak kedua pun di mulai, gue pikir ntar pasti si Aleks di gawang Utara, ternyata tidak, Aleks tepat di depan mata gue, sekitar 20 meter, hehe

Sayang, gue masih bertahan dengan henpon camera 2MP gue. That's Ok! Camdig Canon gue rusak sih flexible wire nya. Yang penting gue bisa lihat dia! Dari babak pertama, Solo FC udah bikin goal duluan dari Dhian Fachruddin (kata Ordinarycan yang gue suruh live report, thanks dude! :P). Selama babak kedua, gak ada gol pun yang tercipta. Gue masih sms an ma Ordinarycan. And RL, yang ternyata juga udah ada di tribun di seberang gue. RL yang gue kenal via page nya Solo FC sekitar 2 minggu yang lalu, dan gue pun belum pernah ketemu dia. Gue sms kalo gue duduk di tribun kursi biru paling depan, deket ma tribun kursi kuning, sebelah gue gak da siapa-siapa. Ketika gue berdiri dia lihat, dia bilang kalo gue gak cocok jadi supporter (sebodo teuing lah, gue ke sana buat ngeliat Aleks ma Solo FC). Hehe
Setelah 90 menit plus perpanjangan waktu beberapa menit, peluit pun ditiup ma wasit, tanda the game was over!!! Dan Solo FC menang lagi untuk yang ke tiga kalinya dari 5 game yang udah berlangsung, 1 kali kalah, 1 kali seri. Sebelum pulang gue ma Diaz pengen banget poto di bus nya Solo FC, here is the pict:

Match ma kostumnya :) Pasoepati identik warna merah, sih!
That's the story, setelah keluar dari stadion dan take some picts, Pak Dar nyari masjid atau mushola buat sholat Ashar, then, went home. Gue sampai rumah sekitar jam 7 malam.
Finally, yang gue kira gue gak bakalan bisa nonton, ternyata selalu ada jalan untuk bisa. Yang penting:
Always think positive! Never Say Never (kalo kata Justin Bieber bilang)! Dream do come true! And be sure, you will always get what you want!
That's all for today!

See ya!

:)



First time, I met Aleks Vrteski from Solo FC

Me & Aleks at Manahan Std, January 7th, 2011

Sebenarnya berawal dari demam Irfan Bachdim ketika Piala AFF 2010 kemaren. Gak juga sih, gue sudah tau nama itu ketika maen Winning Eleven di PS2, terus waktu itu juga emang buat nonton Indonesia vs Malaysia sih. Ternyata salah satu pemain timnas Indonesia waktu itu ada si Irfan yang mukanya blasteran. Cuma nama itu makin populer di kalangan ABG-ABG ketika Piala AFF 2010. Setelah Piala AFF usai, muncullah liga yang di sebut dengan Liga Primer Indonesia (LPI), kayaknya muncul karena beberapa klub di ISL (maaf, gw ngomong tentang bola, sok banget ngerti sepakbola, hihi) gak puas dengan manajemen di ISL di bawah naungan PSSI itu tuh NH. Salah satu klub itu namanya Persema, Irfan ituh maen di Persema, ketika Kabar-Kabari, Cek dan Ricek ataupun Insert (infotainment programs on Indonesian Television) ngasih tau kalo Persema bakal jadi laga pembuka di Manahan stadion melawan klub LPI asal Solo, namanya Solo FC pada tanggal 8 Januari 2011 yang disiarin di Indosiar. Mumpung di Solo, gue pun tertarik buat stalking si Irfan (tadinya) sehari sebelum kicked off perdana yaitu tanggal 7 Januari 2011, karena enpoteinmen bilang dari hari Kamis udah ada di Solo, pemaen dan kru-nya Persema nginep di Agas Hotel beberapa meter di seberang Manahan.  
Habis Jum'atan (kalo cowok, cewek juga boleh sih, ada tuntunannya kok), gue cabut ke Solo bareng si Afi (temen gw), tujuan pertama nemenin si Afi ke Plasa Flexi di Gladag, katanya mo beli modem tapi gak jadi, karena antrinya banyak bener, langsung deh cabut aja ke Manahan, tapi sebelum masuk stadiun, gue dan Afi beli Siomay Bandung ma es Cincau di pinggir-pinggir Manahan. Ketika makan tuh siomay, gue ngeliat kok ada mobil box Indosiar (waktu itu gue belom tau kalo laga perdana bakal ditayangin di Indosiar), "kalo udah abis ke sana yuuk!", masuk deh kita ke Manahan. dengan membayar parkir motor Rp. 2.000. Kita pun masuk ke dalam stadion, di sana udah ada beberapa puluh orang, beberapa banyak cewek ABG juga. Gue tahu pasti mereka punya tujuan yang sama "nyariin si Irfan". Tapi yang gue lihat di sana cuma kru-kru Indosiar yang sedang persiapan buat tayangan kicked-off besok sore nya, terus ma mas mas dari Koka Kola (merek itu tuh yang warnanya merah, sponsor tetap LPI deh). Karena gue baru pertama kali masuk ke dalam Stadion Manahan, gue dan Afi langsung deh poto-poto. Di Manahan ada lintasan estafet warna merah, poto-poto sambil duduk di lintasan, terus liat lapangan bolanya, si Afi pengen poto di lapangannya, begitu nginjak rumput lapangan, eh tau-tau dateng deh sekuriti. Di usir, siapa aja yang nginjak rumput lapangan. Gue sih maklum, besok sorenya di pake laga pembukaan. Padahal sehari sebelumnya juga di pake Persis solo (klub asal Solo laennya yang terdaftar di PSSI), di siarin di tipi juga, kalo di remote gue sih nomor 4 :D
Setelah kita poto-poto ma ngeliat persiapan, gue denger suara-suara yang bikin gue maluuuuu banget waktu tau suara itu berasal dari pak Dar (rekan kerja gue, guru olahraga) yang bilang, "Loh nduk, anakku wedok, kok kowe tekan kene, ndek wingi wae lara" (loh nak, anakku perempuan, kok kamu di sini, kemaren kan kamu sakit) *sehari sebelum ke Manahan gue masuk angin sampai muntah-muntah sebenarnya, tapi gue langusng sehat Jum'at paginya karna infotainment itu, hehe*, langsung gue blushed! maluu tingkat tinggi! gue nyembunyiin muka gue di belakang tubuh si Afi, karna gue gak nyangka, kok bisa-bisanya ketemu pak Dar di sini, hahaha ternyata pak Dar sama pak Gun (rekan kerja juga, guru IPS) yang masih pake seragam batik biru Abdi Negara. Setelah gue malu dan sampai ngeluarin air mata, karna gak nyangkanya, tiba tiba dari arah pintu masuk bawah tribun yang buat lewat atlit muncullah 2 orang bule bersama entahlah orang tentunya. Gue dan Afi bahkan pak Dar ma pak Gun anxioused sama 2 orang itu, bukan cuma kita, orang-orang yang punya tujuan sama tadi juga penasaran siapa mereka. Dua bule itu, yang 1 pakai kostum warna biru dan yang 1 warna merah, keduanya bertuliskan Solo FC! Pak Dar pun bercerita kalo tadi paginya dia baca koran Solo Pos (koran warga Solo), di Solo FC itu ada 3 orang pemaen asing, yang 1 kiper asal Australia namanya Alex (waktu itu gw belom tau, kalo namanya Aleks), pemaen belakang Sergey asal Rusia, ma gelandang tengah David, terus ma pelatih nya asal serbia, Branco Babic. Wuah gue makin antusias, jangan-jangan dua orang itu yang di maksud pak Dar tadi. Gue pun minta "Pak, ayo poto karo kae!" (Pak, ayo poto ma mereka!), lalu kita pun menghampiri mereka ke bench (tempat duduk pelatih ma pemaen cadangan di pinggir lapangan). Di situ udah ada beberapa orang yang minta poto bareng. Kita pun nunggu gantian, ketika giliran gw, langsung gue duduk di samping yang baju merah, gue ajak salaman "hey, what's your name?", he said his name but I didn't hear clearly what he said (later, I know that his name is David Micevski, no. 10, midfielder of Solo FC), lalu dia digodain suruh deket-deket gue gitu, ya udah ini nih poto nya:

Me & David Micevski, January 7th, 2011
Gue pun bilang,  "Ok, thank you! then, I want to take a picture with him" (him, yang baju biru). Gue tukar posisi ma si Afi, juga gantian ma Pak Dar and pak Gun. Ketika giliran gue ada di sebelah yang baju biru, pertanyaan standar yang muncul dari mulut gue, "What's your name?" "My name? Alex" (sebelum gue tau sebetulnya Aleks), "Ok, look that camera... " (gue pake henpon Semsang 2.0 MP) "sure!", lalu diapun ngerangkul pundak gue seperti yang kalian liat di poto paling atas. Oh my God, he's so damn gorgeous! Ohh, so he's the guy who came from Australia! And he's playing for Solo FC! Solo, just like my home town! Setelah berpoto, gak lupa gue shake hand ma dia, "ou Thank you! by the way, where's the others?" "The other players?" "yes!" "Ohh, they still on their way" Ohh, gue kirain lu di sini cuma berdua...lu berdua cuma pake sandal jepit sih... Nih potonya:
Pak Dar & Aleks, and half of David's body

Afi & David with his sandal jepit
Mereka berdua pakai sandal jepit. Both of them looked awesome though... dan gue ma Afi pun lupa ma tujuan sebenarnya *chasing si Irfan*. Setelah itu pak Dar ngajak beli tiket buat pembukaan, setelah dia tanya ma sekuriti yang ngusir tadi, pak sekuriti bilang kalo mo beli tiket ke mess-nya Solo Fc ajah, di kasih tau lokasi mess nya di mana. Lalu kita meluncur ke sana.
Di Mess, sudah banyak orang yang antri buat beli laga perdana, bahkan ada ibu-ibu juga yang booking tiket serius bener (tiket aslinya baru bisa ditukar keesokan harinya 2 jam sebelum pertandingan takut dibajak), kelihatan kalo dia emang pengen ngeliat si Irfan langsung ma anak-anaknya. Pak Dar pesen 9 tiket, gue akhirnya pesen 4 tiket (si Afi gak pesen, udah ada acara katanya) yang seharga Rp. 30.000, di tribun VIP barat kursi biru. Empat tiket itu untuk gue dan tetangga gue yang juga teman-teman gue (Alfi, Deni, dan Lia). Setelah itu, pak Dar dan pak Gun pulang duluan. Gue ma Afi, lewat Agas dulu, tapi ahh gak ada, ya udah gue buka Twitter eh liat apdetan si Kim Kurniawan (pemaen Persema no. 13 yang juga blasteran, cakep kok!) kalo Persema lagi ada Press Conference di Novotel Hotel, lewatlah kita ke sana, kok sepi ya. Mungkin banyak yang gak ngerti juga. Ya sudah went home deh! Ahhh senangnya gak ketemu si Irfan ato Kim tapi gantinya lebih awesome! lebih gorgeous dan dekat ma gue! haha
Dan kalo kalian lihat laga perdana LPI di Indosiar antara Persema Malang VS Solo FC tanggal 8 January 2011, seperti itulah ceritanya hujan derasssss! Sekitar 80ribu penonton memenuhi stadion Manahan! Walo hujan deras semuanya tetap berlangsung. Tapi sayang, waktu itu pemaen asing belom bisa maen karena masalah perijinan. Maka kalah lah Solo FC, laga dimenangkan oleh Persema dengan 5-1, si Irfan bikin 2 gol di gawang nya Solo FC, gue juga bisa lihat jelas pelatihnya Persema yang handsome dan Bahasa Indonesia nya lancar abiss, Mr.Timo Scheunemann! Oh My God! Sejak saat itulah gue langsung cinta ma Solo FC. Gue cari fan page nya, nih link Facebook-nya Solo FC. Gue cari tahu tentang siapa saja pemaen nya, terutama kipernya. Thanks for Google and Wikipedia! karena dua situs itu malamnya gue langsung tahu data nya kiper Solo FC asal Australia! Nih:

Image taken from here!

Date of Birth: 28 September 1988
Place of Birth: Karratha, Australia
Height: 6 feet 4 1/2 inch (194 cm)
Playing Position: Goal Keeper
Career: Perth Glory (2006-2007)
            FK Pobeda (2007-2009)
            Perth Glory (2009-2010)
            Solo FC (2010 - )
National Team: Australia U-17 (2005)
                       Australia U-20 (2007)
                       Macedonia U-22 (2009)

That's the story!
Me, David, Pak Dar and Aleks!
Signed,
>>ARIN<<